Mesin kapal kargo memiliki peran penting dalam pengiriman barang lewat laut. Mesin ini berukuran besar dan harus bekerja terus-menerus selama berhari-hari untuk menembus rute perjalanan yang jauh. Karena beban kerjanya berat, mesin membutuhkan oli yang pas agar setiap komponen di dalamnya bisa bergerak dengan lancar.
Namun, di lapangan terkadang masih ada kesalahan dalam memilih jenis pelumas. Menggunakan produk yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin bisa menyebabkan masalah serius. Oleh karena itu, menentukan oli untuk mesin kapal dengan teliti adalah hal wajib agar kapal bisa berlayar dengan aman dan kiriman barang tidak terlambat.
Akibat Buruk Salah Memilih Pelumas Kapal
Menggunakan oli untuk mesin kapal yang tidak sesuai dengan petunjuk pabrik atau memakai produk tiruan bisa merusak sistem penggerak utama. Berikut adalah 7 bahaya yang sering terjadi jika salah memilih oli untuk mesin kapal:
Mesin Macet atau Mati
Oli yang terlalu encer atau mudah rusak karena panas tidak akan kuat menahan gesekan. Akibatnya, komponen di dalam mesin bisa memuai dan membuat mesin macet di tengah laut.
Tekanan Oli Turun
Jika kekentalan oli tidak sesuai, pompa tidak akan mampu mengalirkan pelumas sampai ke bagian atas mesin.
Komponen Dalam Berkarat
Udara di laut mengandung banyak uap air dan garam. Oli yang kualitasnya rendah tidak punya pelindung karat yang baik, sehingga bagian dalam mesin mudah keropos.
Muncul Lumpur Oli
Bahan bakar kapal biasanya menghasilkan sisa pembakaran yang asam. Jika salah memilih oli untuk mesin kapal, sisa asam ini akan membuat oli berubah menjadi lumpur pekat yang menyumbat saringan.
Kompresi Mesin Bocor
Ketika oli gagal membuat lapisan pelindung pada dinding silinder, gas hasil pembakaran akan bocor ke bagian bawah mesin. Efeknya, tenaga kapal akan menjadi berkurang atau loyo.
Kerusakan pada Roda Gigi (Gearbox)
Mesin kapal kargo terhubung dengan sistem roda gigi yang berat. Oli yang salah akan membuat gigi transmisi cepat aus dan menimbulkan getaran kasar.
Boros Bahan Bakar
Gesekan yang tinggi karena oli yang kurang bagus membuat mesin harus bekerja lebih keras. Hal ini membuat konsumsi bahan bakar jadi lebih boros dari biasanya.

Komponen yang Harus Dimiliki Oli Kapal
Untuk mencegah tujuh masalah di atas, oli yang dipakai untuk kapal harus punya spesifikasi khusus yang berbeda dengan oli mobil biasa. Oli untuk mesin kapal harus memiliki kandungan yang mampu menetralkan asam akibat sisa pembakaran bahan bakar kapal.
Selain itu, oli harus bisa mengikat kotoran agar tidak menempel pada komponen penting seperti poros mesin. Kemampuan memisahkan diri dari air juga sangat penting, supaya oli tetap bisa melumasi dengan baik meskipun ada sedikit air yang masuk ke dalam sistem mesin.
BACA JUGA: Mengenal Karakteristik Marine Oli ENI untuk Efisiensi Mesin Kapal Laut
Tips Merawat Mesin Kapal Selama Berlayar
Menjaga mesin kapal kargo agar tetap awet membutuhkan perawatan yang rutin. Beberapa langkah sederhana berikut ini bisa dilakukan oleh tim mekanik di kapal:
- Cek Kondisi Oli secara Rutin: Ambil sampel oli secara berkala untuk diperiksa kekentalannya dan melihat apakah ada kandungan air atau serpihan besi di dalamnya.
- Bersihkan Alat Penyaring: Pastikan alat pemisah air dan kotoran pada sistem oli selalu dibersihkan secara teratur agar oli yang mengalir tetap bersih.
- Simpan Drum Oli dengan Benar: Tempatkan drum oli untuk mesin kapal di ruangan yang kering, tidak terkena matahari langsung, dan tertutup rapat agar tidak kemasukan air laut.
Kesimpulan
Keberhasilan kapal kargo dalam mengantar barang sangat tergantung pada ketepatan Anda memilih pelumas. Salah menentukan jenis oli untuk mesin kapal bisa membuat komponen cepat rusak dan membuat kapal mogok di perjalanan. Dengan perawatan yang benar dan penggunaan oli yang asli, mesin kapal akan bertahan lebih lama dan biaya perbaikan bisa dikurangi.
Jika Anda membutuhkan pasokan oli kapal yang asli atau ingin berkonsultasi tentang jenis oli yang cocok untuk kapal kargo Anda, silakan hubungi kami di PT Anugerah Rapri Sejahtera lewat WhatsApp resmi. Kami siap membantu menyediakan produk yang sesuai dengan kebutuhan operasional kapal Anda.

